UA-37209873-1 RUKUN TANI: Januari 2013

Rabu, 09 Januari 2013

PENCAMPURAN PESTISIDA


Pada saat terjadi serangan hama ada kalanya hama nyan nenyerang tidak hanya satu macam,bisa dua atau tiga macam hama menyerang tanaman secara bersamaan.Hal ini memaksa petani mencampur beberapa macam pestisida atau insektisida dalan satu tanki penyemprotan dengan alasan menghemat waktu.
Tetapi banyak petani yang mencampur dua macam pestisida atau lebih tanpa memperdulikan urutan pencampuran atau memang tidak tahu urutan pencampuran pestisida.
urutan pestisida yang benar adalah:
  1. Pestisida yang berbentuk tepung( kode WP/DP)
  2. Pestisida yang berbentuk cairan pekat/kental( kode SC )
  3. Pestisida yang berbentuk cairan encer ( kode EC )
  4. Zat perekat.pupuk daun ZPT.
Kenapa pestisida yang berbentuk tepung di dahulukan karena untuk larut dengan air lebih lama dari pada cairan kental,cairan kental lebih susah bercampur dengan air dari pada pestisida yang berbentuk cairan encer.
Dengan urutan campuran diatas diharapkan pestisida dapat bercampur dengan lebih baik.
semoga bermanfaat.

Selasa, 08 Januari 2013

ARTI KODE PESTISIDA


Mungkin para petani kurang memahami arti arti kode angka dan huruf pada kemasan pestisida yang di beli,mungkin juga kurang berduli apa arti dari kode kode tersebut.
Formulasi pestisida bentuk cair

Cairan kental diemulsikan (EC/emulsifiable concentrate) contohnya CAPTURE 50 EC artinya angka 50 menunjukan kandungan bahan akifnya biasanya dalam satuan granperliter dan huruf EC menunjunkan bahwa pestisida tersebut berbentuk cairan encer,
 Cairan encer (SL/soluble),contohnya BALISTIC 50 SC artinya angka 50 menunjukan kandungan bahan akifnya biasanya dalam satuan granperliter dan huruf SC menunjunkan bahwa pestisida tersebut berbentukcairan yang kental atau pekat.
Pekatan dalam air (AC),
Pekatan dalam minyak (OC),
Aerosol (A),
Gas yang dicairkan (LG)

Formulasi Padat terdiri dari :

 Formulasi tepung yang dapat disuspensikan atau Wettable Powder (WP) atau disebut juga Dispersible Powder (DP) contohnya DIAMEK 80 WP artinya angka 80 menunjukan kandungan bahan akifnya biasanya dalam persen WP artinya pestisida tersebut berbebtuk tepung,
 Formulasi yang dapat dilarutkan atau Soluble Powder (SP) contohnya MANTHENE 75 SP artinya angka 75 menunjukan kandungan bahan akifnya biasanya dalam persen SP artinya pestisida tersebut berbebtuk tepung yang dapat di larutkan.
Formulasi butiran atau Granula (G) contohnya Furadan 3G rtinya angka 3 menunjukan kandungan bahan akifnya biasanya dalam persen G artinya pestisida persebut berbentuk butiran,
Pekatan debu atau Dust Concentrate (DC),
 Formulasi pestisida dalam bentuk debu atau Dust (D),
 Formulasi umpan atau Block Bait (BB),
formulasi tablet mempunyai kode TB (Tablet).
Kenapa kita atau para petani perlu mengetahui,agar tau urutan pencampuran pestisida saat penyemprotan bila menggunakan lebih dari satu macan produk pestisida.

 
Design by Automotive | Bloggerized by Free Blogger Templates | Hot Deal